20 Agustus 2009 pukul 3:34 AM | Ditulis dalam materi | 1 Komentar
Tag: ,

 

creative-cartoon Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

Kelarutan (Solubility) digunakan untuk menyatakan jumlah maksimum zat yang dapat larut dalamsejumlah tertentu pelarut. Untuk zat yang tergolong mudah larut, kelarutannya dalam per 100 gram air. Namun untuk zat yang tergolong sukar larut, kelarutannya dinyatakan dalam mol L-1, sama dengan kemolaran. Tetapan keseimbangan dari keseimbangan antara basa atau garam yang sedikit larut disebut Tetapan Hasil Kali Kelarutan (solubility product constant) dan dinyatakan dengan lambang Ksp. Contoh persamaan tetapan hasil kali kelarutan untuk AgCl adalah

Ksp = [Ag]+ [Cl

Hubungan Kelarutan (s) dan Tetapan Hasil Kali Kelarutan (Ksp)

Persamaan keseimbangan larutan jenuh AgCl adalah sebagai berikut:

AgCl ↔ Ag+ + Cl

Jika kelarutan AgCl dinyatakan dengan s, maka konsentrasi ion Ag+ dalam larutan itu sama dengan sdan konsentrasi ion Cl sama dengan s.

AgCl ↔ Ag+ + Cl

s            s          s

Dengan demikian, nilai tetapan hasil kali kelarutan (Ksp) AgCl dapat dikaitkan dengan nilai kelarutannya (s) adalah sebagai berikut:

Ksp = [Ag]+ [Cl]

= (s) (s)

= s2

Pengaruh ion senama

Jika AgCl dimasukkan dalam larutan AgNO3, berarti sebelum terbentuk ion Ag+ dan ion Cl, dalam larutan sudah terdapat ion Ag+ dari AgNO3. Ion Ag+ yang sudah ada dalam larutan tersebut disebut ion senama.

Menurut asas keseimbangan, keberadaan ion senama akan memengaruhi reaksi keseimbangan.

AgCl ↔ Ag+ + Cl

Jika dalam larutan sudah terdapat Ag+ atau sudah terdapat Cl, reaksi ke kanan akan sukar, berarti larutan akan sukar larut.

Pengaruh pH terhadap kelarutan

Tingkat keasaman larutan (pH) dapat memengaruhi kelarutan dari berbagai jenis zat. Suatu basa pada umumnya lebih larut dalam larutan yang bersifat asam, dan sebaliknya lebih sukar larut dalam larutan yang bersifat basa. Garam-garam dari asam lemah akan mudah larut dalam larutan yang bersifat asam kuat.

Dengan mengetahui harga Ksp dari suatu zat, susunan konsentrasi ion-ion zat tersebut dalam larutan jenuhnya dapat ditentukan. Demikin juga sebaliknya, dengan mengetahui pH larutan jenuh suatu zat maka harga Ksp zat tersebut dapat ditentukan.

Reaksi Pengendapan

Salah satu ciri reaksi kimia adalah reaksi yang menghasilkan endapan. Reaksi ini terjadi jika dua larutan dicampurkan dan salah satu hasil reaksi berupa endapan.

Pencampuran dua jenis larutan ada yang dapat membentuk endapan dan ada juga yang tidak membentuk endapan, bergantung pada konsentrasi ion-ion dipangkatkan koefisiennya. Dalam proses yang memungkinkan membentuk endapan AxBy, dapat terjadi 3 kemungkinan yaitu:

a. Jika [Ay+]x[Bx-]y > Ksp AxBy, pencampuran menghasilkan endapan.

b. Jika [Ay+]x[Bx-]y = Ksp AxBy, pencampuran belum menghasilkan endapan (keadaan seperti ini disebut tepat jenuh atau akan mulai mengendap)

c. Jika[Ay+]x[Bx-]y < Ksp AxBy, pencampuran belum menghasilkan endapan

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. mksh ea, udh mmbtu sya dlm mncre mtri ne……… like


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: